Thursday, April 20, 2017

JANGAN MELAMPAUI BATAS

JANGAN MELAMPAUI BATAS


Jika kita kembali mengkaji ajaran Islam lebih dalam, maka kita dapati aturan dalam bersikap dan bertindak. Diantaranya larangan dalam melampaui batas. Mungkin pernah kita dapati seseorang yg sangat banyak melakukan ibadah sunnah. Mungkin ada juga yg tidak pernah atau jarang melakukan, bahkan yg wajib pun ia tinggalkan. Perlu kita renungkan kembali, bagaimana Islam mengajarkan kepada pemeluknya untuk beramal. Dalam firman Allah subhanahu wa ta'ala Surah al-Furqan ayat 67 yg artinya: "Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar,"
.
Nah sudah sangat jelas bahwa kita dilarang untuk berlebih-lebihan, bahkan dalam berinfak atau melakukan amalan sunnah sekalipun.
Rasulullah bersabda:
"Binasalah orang-orang yang melampaui batas (berlebihan)" (H.R Muslim)
Rasulullah juga bersabda:
"Sesungguhnya agama (Islam) itu mudah. Tidaklah seseorang yang memberatkan agama ini, melainkan ia akan terkalahkan. Oleh karena itu, luruskan dan bersahajalah (tidak berlebih-lebihan)" (H.R Muslim)
"Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu." (QS al-Baqarah[2]:185)
.
Bukanlah suatu larangan ketika kita mencari kesempurnaan dalam beribadah, karena justru termasuk hal2 yg terpuji. Akan tetapi, kita dilarang melampaui batas dalam ibadah sunnah, yg dapat menimbulkan kebosanan dan berakibat meninggalkan ibadah yg lebih utama atau yg membuat kita dapat meninggalkan ibadah fardhu yg ditetapkan. Misalnya, seorang yg mengerjakan qiyamullail semalam suntuk sehingga di akhir malam ia mengantuk lalu tertidur sampai meninggalkan shalat Subuh, hal inilah yg termasuk melampaui batas (berlebihan) yg dilarang dalam ajaran Islam.
.
Dari Aisyah radhiyallahu 'anhu:
Suatu ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam masuk ke rumah Aisyah, sedangkan disana kebetulan ada seorang perempuan. Rasulullah bertanya : "Siapakah ini?"
Aisyah menjawab : "Ini adalah Fulanah". Lalu Aisyah menceritakan tentang shalat perempuan itu (yakni memamerkan banyaknya shalat perempuan itu).
Rasulullah bersabda : "Hentikanlah! Kerjakanlah ibadah sekuat kalian. Demi Allah! Allah tidak akan bosan (tiada henti memberikan pahala kepada kalian), sampai kalian pada bosan. Dan adalah ibadah yang paling disukai Allah, apa yang dikerjakan terus-menerus (bukannya pada suatu kali beribadah banyak sekali, lalu pada kali lain hanya sedikit atau bahkan tidak beribadah sama sekali)" (H.R Bukhari dan Muslim)
.
Sebagai manusia yg mempunyai sifat cepat bosan dan terbatas kemampuannya maka dapat mengakibatkan amal ibadah tersebut terhenti karena ketidaksabarannya. Oleh karena itu hendaknya bersabar dalam mengikuti sunnah, karena ahlussunnah adalah orang yg paling sedikit di masa lampau dan juga akan menjadi yg paling sedikit di masa yg tersisa. Kerjakanlah amalan terus menerus (istiqomah) meskipun sedikit, karena itu amalan yg paling disukai Allah. Janganlah mengikuti ajakan nafsu atau panggilan syahwat. Kendalikan, tundukan nafsu, karena sebagian besar keburukan disebabkan karena seseorang tidak sanggup mengendalikan nafsunya.
.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya agama (Islam) itu mudah. Dan bila agama itu di perketat, agama itu hanyalah mengalahkan orangnya. Karena itu, peluklah agama Islam dengan benar dan beramallah kalian sedang-sedang saja serta bergembiralah kalian. Dan mintalah pertolongan dengan waktu pagi, waktu sore serta sedikit di waktu malam." (H.R Bukhari)
.
Jadi, lakukanlah ibadah kepada Allah itu pada waktu kalian sedang giat, sebagaimana seorang musafir yg cerdik berjalan pada waktu2 tersebut dan beristirahat pada waktu yg lain, sehingga dapat mencapai tujuan tanpa kelelahan.
.
Tanamkanlah sikap sepadan, bersahaja, dan ciptakan rasa kesejajaran, persamaan. Sikap sepadan akan menempatkan sesama manusia pada posisi sejajar sehingga akan menyadarkan setiap orang untuk memberikan yg terbaik yg dapat dilakukan. Maka akan menjadi jalan bagi sesama manusia untuk melakukan kebajikan yg sesuai dengan ketentuan. Dengan sikap bersahaja dan sepadan akan dapat mengendalikan setiap muslim dari sikap melampaui batas. Semoga Allah senantiasa merahmati kita, dan kita bersabar dalam menjalankan ibadah sunnah.

0 comments